Bunga Malam

Di tengah remang malam

ku temui kau hai bunga malam

senyum ramahmu yang menggoda

indah tubuhmu yang memesona

 

tapi sungguh sayang

kau adalah wanita malang

tempat pelabuhan kasih sayang

bagi pria-pria yang tak kau sayang

 

kau bagaikan mutiara

yang jatuh di lumpur dosa

meski jatuh tenggelam

namun tetap bersinar

 

bantal dan guling kamar itu

telah menjadi saksi bisu

pengorbanan seorang wanita

demi alasan yg mulia .

Category: Uncategorized
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.